Paket Tour Wisata Wali Pitu

Rp 1.500.000 / pax
Rp / pax
*Harga paket dan program sewaktu-waktu dapat berubah sesuai situasi dan kondisi dengan pemberitahuan terlebih dahulu

Checkout Pemesanan

Detail Tour

Paket Tour Wisata Wali Pitu Bali

Paket Tour Wisata Wali Pitu


Berangkat
Tamu Orang
Harga Rp /pax
Total Rp

1. Detail Pemesan

2. Detail Tamu

*Pastikan pengisian nama tamu sama persis dengan identitas yang masih berlaku.
Sama dengan pemesan

3. Metode Pembayaran

Kode Keamanan tidak terbaca? Refresh

Dengan klik "Proses Pemesanan" saya menyatakan data telah sesuai identitas yang masih berlaku. Saya juga telah membaca dan menyetujui Syarat & Ketentuan layanan di website ini.

PAKET ZIARAH WALI 7 BALI

Perkembangan agama Islam di Bali juga tak lepas dari para Ulama dahulu yang menyebarkan agama ini dibumi Bali, dan banyak dari mereka yang menetap dan tutup usia di Bali sehingga dimakamkan pada tempat ia sering melakuka syiar agama, oleh sebab itu Ziarah Wali Pitu Bali pun banyak dilakukan oleh jamaah yang ingin menapak tilas atau berdoa dimakam beliau.

Bali pun memiliki beberapa wali yang dimakam-kan dan dianggap keramat, karena itulah makam-makam tersebut juga disebut makam wali pitu atau wali tujuh yang banyak dikenal oleh wisatawan. Adapun bebeapa makam tersebut ialah :

  1. Habib Umar bin Maulana Yusuf Al-Maghribi.
  2. Habib Ali Zainal Abidin Al Idrus.
  3. Habib Ali Bin Umar bin Abu Bakar Bafaqih.
  4. Habib Ali bin Abu Bakar bin Umar bin Abu Bakar Al Hamid.
  5. Syeh Abdul Qodir Muhammad atau The Kwan Lie.
  6. Syeh Maulana Yusuf Al Baghdi Al Maghribi.
  7. Raden Mas Sepuh.

 

Habib Umar bin Maulana Yusuf Al-Maghribi.

  • Makam ini terletak di bukit Bedugul, Kabupaten Tabanan, Bali, yang hanya berwujud empat batu nisan untuk dua makam, yaitu makam Habib Umar dan pengikutnya yang luasnya 4×4 meter. Makam ini sebenarnya sudah lama ada, namun menurut keterangan dari beberapa tokoh masyarakat setempat baru saja ditemukan sekitar 40—50 tahun berselang oleh seorang yang mencari kayu bakar di bukit Bedugul tersebut. Untuk mencapai makam tersebut, peziarah harus berjalan kaki mendaki kurang lebih 4 jam.
  • Setiap Rabu terakhir bulan Safar, masyarakat setempat berbondong-bondong naik ke bukit berziarah di makam Habib Umar bin Yusuf Al Maghribi ini untuk memperingati wafatnya dengan mengadakan do’a bersama dan kenduri selamatan.

Habib Ali Zainal Abidin Al Idrus.

  • Makam ini juga dikenal sebagai makam keramat kembar Karangasem, makam ini terletak di Desa Bungaya Kangin kecamatan Bebandem Kabupaten Karangasem Bali.
  • Mengapa disebut makam kembar, karena pada areal tersebut terdapat dua buah makam tua yang berjajar dengan makam Ali Bin Zainal Abidin Al-Idrus. Dimana banyak masyarakat setempat mengatakan makam kuno inilah yang dikeramatkan sejam jaman dahulu kala. Dimana makam ini diperkirakan berusia sekitar 400 tahun. Sayangnya tidak satupun yang mengetahui mengenai asal-muasal dari nama, sejarah mengenai Almarhum. Bahkan sang juru kuncinya pun tidak mengetahui siapa yang tertanam tersebut. Sebagian dari masyarakat meyakini bahwa makam ini ialah makam dari Syekh Maulana Yusuf al-Baghdi al-Maghribi.
  • Terdapat juga sebuah cerita pada tahun 1963, disaat Gunung Agung Meletus dan mengeluarkan pasir, batu besar dan kecil serta abu yang menjulang tinggi hingga daerah kepulauan Jawa. Seluruh pemukiman warga didekat Gunung Agung pun hancur porak-poranda dan tak berbekas akhibat hujan pasir dan krikil panas, namun sebaliknya tidak dengan makam Syekh Maulana Yusuf al-Baghdi, dimana makam tersbut yang hanya disusun batu merah begitu saja tanpa diperkuat campuran semen tidak berubah sedikit pun, bahkan tidak sebutir pasir pun mampu menyentuhnya.
  • Adapun Habib Ali Zainal Abidin al-Idrus (wafat pada 9 Ramadhan 1493 H/19 Juni 1982) dikenal sebagai ulama besar yang arif bijaksana. Semasa hidupnya, banyak santri yang mengaji kepadanya. Mereka tidak hanya berasal dari beberapa daerah di Bali, tetapi juga dari Lombok dan sekitarnya. Semasa hidupnya, ia menjadi juru kunci makam kuno itu dan setelah wafat, beliau dimakamkan di samping makan kuno tersebut.

Habib Ali Bin Umar bin Abu Bakar Bafaqih.

  • Makam Habib Ali bin Umar bin Abu Bakar Bafaqih ini terletak di Jl. Semangka Loloan Barat Kec. Negara, Kab. Jembrana, Bali.
  • Meninggal pada tanggal 27 Februari 1998 M di Loloan Barat Jembrana dalam usia 100 tahun lebih. Chabib Ali Bafaqih pendiri pondok Syamsul Huda semasa hidupnya dalam menjalankan syiar Islam telah menunjukkan menjadi hamba Allah pilihan, banyak yang menyaksikan waktu beliau mengisi di suatu majelis, tetapi ada orang yang melihat beliau mengisi di majelis di tempat lain di hari yang sama.

Habib Ali bin Abu Bakar bin Umar bin Abu Bakar Al Hamid. (Syeh Maulana Yusuf Al Baghdi Al Maghribi)

  • Makam Ziarah Wali Pitu Bali ini terletak di tepi pantai Desa Kusamba, Kecamatan Dawah, Kabupaten Klungkung, Bali. Makam ini sangat dikeramatkan oleh penduduk setempat, baik umat Islam maupun Hindu.
  • Makam keramat ini terletak tidak jauh dari selat yang menghubungkan Klungkung dengan Pulau Nusa Penida. Desa Kusamba berada di jalan raya antara Klungkung dan Karangasem (Amlapura), dekat dengan Goalawah. Di depan makam dibangun patung seorang tokoh berserban dan berjubah menunggang kuda.
  • Sewaktu hidupnya, Habib Ali bin Abu Bakar al-Hamid menjadi guru bahasa Melayu Raja Klungkung saat itu, Dalem I Dewa Agung Jambe. Waktu itu, beliau diberi seekor kuda untuk kendaraan pulang pergi antara Kusamba dan Klungkung.
  • Pada suatu hari, sewaktu Habib Ali pulang dari Klungkung dan sesampainya di pantai Desa Kusamba, beliau diserang oleh sekelompok orang yang tidak dikenal dengan senjata tajam secara bertubi-tubi. Habib Ali yang masih berada di atas kudanya tewas tersungkur di tanah bermandikan darah. Akhirnya, jenazah Habib Ali dimakamkan di di ujung barat pekuburan desa Kusamba.
  • Pada malam hari setelah pembunuhan tersebut, terjadilah peristiwa yang sangat menggemparkan. Bagian atas Ziarah Wali Pitu Bali Habib Ali al-Hamid mengeluarkan api yang berkobar-kobar membumbung ke angkasa. Semburan api tersebut bergulung-gulung bagaikan bola api dan terbang untuk mengejar sang pembunuh. Di mana mereka bersembunyi, kobaran api terus mengejarnya sampai dapat membakar mereka satu persatu. Tak seorang pun dari pembunuh itu yang tersisa.

Syeh Abdul Qodir Muhammad atau The Kwan Lie.

  • Makam Keramat Karang Rupit terletak di Desa Temukus (Labuan Aji), Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Singaraja, Bali. Makam tersebut berada di tepi Jalan Raya Seririt. Jarak dari Singaraja ± 15 km.
  • Makam keramat ini adalah makam dari Syekh Abdul Qadir Muhammad yang memiliki nama asli The Kwan Lie atau The Kwan Pao-Lie. Penduduk setempat menyebutnya sebagai Keramat Karang Rupit.
  • Semasa remaja, beliau  adalah murid Sunan Gunung Jati, Cirebon, Jawa Barat. Para peziarah, baik muslim maupun Hindu, biasanya banyak berkunjung pada hari Rabu terakhir (Rabu Wekasan) bulan Shafar. Uniknya, masing-masing menggelar upacara menurut keyakinan masing-masing saat Ziarah Wali Pitu Bali.

Raden Mas Sepuh.

  • Pangeran Mas Sepuh merupakan gelar. Nama sebenarnya adalah Raden Amangkuningrat, yang terkenal dengan nama Keramat Pantai Seseh. Ia merupakan Putra Raja Mengwi I yang beragama Hindu dan ibunya berasal dari Blambangan (Jatim) yang beragama Islam. Sewaktu kecil, beliau sudah berpisah dengan ayahandanya dan diasuh oleh ibundanya di Blambangan. Setelah dewasa, Pangeran Mas Sepuh menanyakan kepada ibunya tentang ayahandanya itu. Setelah Pangeran Mas Sepuh mengetahui jati dirinya, ia memohon izin pada ibunya untuk mencari ayah kandungnya, dengan niat akan mengabdikan diri. Semula, sang ibu keberatan, namun akhirnya diizinkan juga Pangeran Mas Sepuh untuk berangkat ke Bali dengan diiringi oleh beberapa punggawa kerajaan sebagai pengawal dan dibekali sebilah keris pusaka yang berasal dari Kerajaan Mengwi.

 

Itenery Day  01

  • 10.00    :Setelah penjemputan di Bandara peserta kami ajak menuju Makam WALI SESEH-Pangeran Mas Sepuh/Nasab Sunan Giri-Putra Raja Mengwi+Ibu Putri
  • 14.00    :ISHOMA-Di Mushola Obyek Wisata Tanah Lot
  • 15.00    : PANTAI PURA TANAH LOT-Sumber Air Suci di tengah laut Selatan Bali & Goa Ular Keramat yang unik
  • 18.00    :. ZIARAH NEGARA-Habib Ali Bafaqih/Penyebar Islam abad XX & Silaturrahmi di Kp. Islam Loloan Percampuran Budaya Bali+Melayu+Bugis ( SITUS ISLAM=rumah panggung adat melayu+meriam Siti Fatimah+dll)
  • 20.00    : Check In Hotel

Itenery Day  02

  • 07.00    : Sarapan di Hotel
  • 08.00    : Ziarah Wali The Kwan Lie-Syech Abdul Qodir Muhammad/murid Sunan Gunung Djati
  • 13.00    : Pantai Dholpin Lovina-Taman Laut Bali Utara & ISHOMA-di kota Singaraja
  • 16.00     : Ziarah Wali Bedugul -Syech Maulana Yusuf Al Maghrobi &Kp. Islam Candikuning
  • 20.00     : Check In Hotel

Itenery Day  03

  • 07.00    : Sarapan di Hotel
  • 08.00    : Pusat Oleh-Oleh Kacang Bali & Pusat Tenun-Bed Cover Batik
  • 10.00     : Ziarah Wali Karangasem-Habib Ali Al Idrus & Kp. Islam Amlapura/budaya Bali+Sasak
  • 13.00    : Ziarah Sunan Mumbul-Pangeran Mas Pakel/penyebar Islam di Bali Timur abad XVIII
  • 16.00      : Perjalanan kami lanjutkan kembali ke denpasar langsung ke Bandara  Ngurah Rai untuk terbang kembali ke Daerah masing – masing.

PAKET ZIARAH WALI 7 BALI

HARGA : Rp 1.500.000/ pax .

Harga termasuk :

  • Bus Pariwisata Kelas Eksklusif 45 seat
  • Penginapan/Hotel
  • Donasi
  • Tiket semua obyek Tujuan parkir dan biaya Tol
  •  Makan minum sesuai paket 8x
  • Air mineral selama perjalan
  • Pemandu selama perjalanan

Tidak termasuk :

  • Tiket Pesawat
  • Tiping Guide
  • Telephone Call
  • Pengeluaran Pribadi Lainnya.

Paket Tirta Yatra Area Bali

Bali
Harian
*Mulai Rp 150.000 / pax

Paket Tour Wisata Bali

Bali
4 Day 3 Night
*Mulai Rp 4.500.000 / pax

Paket Tour Wisata Wali Pitu

Bali
4 Day 3 Night
Rp 1.500.000 / pax

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.